Termasuk juga Model Trader Yg Manakah Anda?

- Maret 01, 2018

Jenis jenis style trading forex

Utk mendukung kesuksesan dalam trading forex, Anda musti tahu model kepribadian Anda saat sebelum tentukan type trading. Selaraskan type trading dengan model kepribadian Anda. Pada prinsipnya ada 4 model trader, yakni scalper, trader harian (day trader), position trader serta swing trader.

Scalper

Umumnya, frekwensi trading seseorang scalper jauh tambah besar dari trader yang lain. Tujuannya merupakan masuk serta keluar pasar selekas mungkin, meraih berapa pip tiap tiap trade menjadi targetnya, serta kerap kali dengan efek yg tambah besar dari take profitnya. Mendalami langkah trading yg tak umum itu benar-benar sukar buat trader pemula.

Mode tak sangat utama buat model trader scalper lantaran mereka cuma mengincar gerakan harga dalam range yg sangat sempit maka tak mesti pertimbangkan arah mode pada time frame tinggi, mereka bhkan trading pada time frame yg sangatlah rendah seperti 5 menit atau bahkan juga 1 menit.
 Buat seseorang scalper, basis trading musti reliable serta broker tempat mereka trading mesti memperbolehkan pemanfaatan langkah trading ini.

Trader Harian (Day Trader)

Langkah trading yg satu tingkat diatas scalping menurut jarak saat entry serta exit yg dimanfaatkan merupakan trader harian (day trader). Arah seseorang trader harian umumnya merupakan masuk serta keluar pasar dalam satu sesion perdagangan saja dengan risk/reward ratio sekurang-kurangnya 1 : 1. Pada prinsipnya, seseorang trader harian miliki langkah trading yg nyaris sama seperti seseorang scalper, yakni masuk serta keluar pasar selekas-lekasnya, cuma saja day trader lebih konsentrasi pada arah mode serta condong trading searah dengan mode yg lagi tengah berjalan.

Position Trader

Jangka periode trading seseorang position trader makin lebih panjang dari scalper atau trader harian. Umumnya, mereka menahan satu buah urutan sampai beberapa waktu atau berapa minggu.
Beberapa position trader masuk pasar cuma menurut pengamatan fundamental, akan tetapi umumnya mereka mengkombinasikan pengamatan teknikal serta fundamental.
Menjadi contoh, seseorang position trader bakal masuk sell sehabis menegaskan bahwa pasar bakal bearish menurut suku bunga yg turun, situasi ekonomi global yg lagi tengah resesi serta faktor-faktor yang lain. Kebanyakan mereka tentukan level stop loss yg besar, dapat sampai beberapa ratus pip dengan risk/reward ratio sebesar sekurang-kurangnya 1 : 1.

Swing Trader
Swing merupakan langkah trading waktu menengah dengan ambil titik-titik entry serta exit pada level-level terpuncak serta paling rendah dalam satu buah arah mode, dapat uptrend atau downtrend. Swing trader memanfaatkan time frame yg berubah-ubah terkait dari time frame mana yg paling terang berikan kabar titik-titik entry, kebanyakan titik-titik reversal atau pun tititik-titik koreksi atau retracement.

Saat trading swing trader tak pastinya, kadang-kadang dapat waktu pendek andaikan syarat-syarat entry serta exitnya udah tercukupi, atau waktu panjang kalau masihlah tunggu level targetnya. Umumnya swing trader menempatkan bermacam sinyal teknikal termasuk juga Fibonacci retracement, garis serta channel mode, juga pivot point.
baca juga Apa perbedaan trading forex dan binary option?
 

Start typing and press Enter to search